Archive for September, 2006

At that time

Friday, September 29th, 2006

Just wondering, what will happened if i said ‘ yes ‘ at that time?

TN-K23

Tuesday, September 19th, 2006

Hope this upcoming job will be just fine..

No failure(s), no stuck tool, no POOH to change tools or other equipments, no shit, no lost time, everybody’s happy, with 100% success ratio.

Please God, help me..

Hide and seek

Sunday, September 10th, 2006

Hehehe, kaya main hide and seek aja, aku dateng kamu pergi, aku available kmu away, sengaja ya, pak ?!?!

-ke laut aja deh loe-

Boy from Ipanema

Sunday, September 10th, 2006

Why don’t you say hi to me ??????

*when he passes i smile, but he doesn’t see*

About writing

Sunday, September 3rd, 2006

Udah lama juga ga ‘nulis’. Ga punya waktu, ga punya ide, ga punya rasa percaya diri plus males. Mana dong semangatnya? Payah!

My Life

Sunday, September 3rd, 2006

Belakangan hidup berasa agak kosong, mungkin karena waktu liburan kemaren menghabisakan banyak waktu bersama kluarga tercinta (minus papah, miss you, really!) n hunny tersayang. Rasanya jadi komplit aja waktu itu. Smua yang ‘na lakuin sekaranag, ga cuma buat ‘na sendiri, tapi juga buat orang2 tersayang. Pulang ke rumah (ngg, apartemen di sini, maksudnya) juga ga banyak yang bisa dilakuin, slain makan tidur dan rutinitas biasa lainnya. Makanya kadang2 sengaja berlama2 di kantor biar ga usah brasa sepi klamaan di rumah. Mungkin harus coba nyari sesuatu yang lebih bermakna untuk mengisi hidup. Soal kerjaan juga, sblum brangkat offshore yang ada pasti cemas stengah mati, nanti jobnya bakal lancar ga ya, berharap spenuh hati ga akan ada failure, ga dapet shit! dari client. Gosh, kadang brasa lebih lelah dari seharusnya. Bukannya ga enjoy, tapi selalu ada keinginan untuk mencapai hasil yang baik dan mengalami kegagalan.
Sering banget berpikir untuk menyudahi segala kesendirian, tapi kalau berpikir jauh ke masa depan, kondisi ‘na yang sekarang masih belum mungkin. Semuanya masih belum stabil, hidup, penghasilan, domisili, bukan sesuatu yang bisa diputuskan dalam satu-dua hari tapi butuh pemikiran yang mantap. Soal hati mungkin sudah siap, tapi kenyataan belum bisa diajak kompromi. Untuk sekarang ini, cukuplah melalui telepon tiap malam, sekedar berkeluh kesah atau berkata, wish u were here. Being addicted to you, semoga ga bikin kamu menjadi ga nyaman. Cuma bisa selalu berdoa dan berharap, semoga Allah memberikan ‘na waktu untuk menggapai smuanya, semoga selalu mendapat ridho-Nya. Smoga diberi kemudahan juga dalam menempuh jalan menuju kesana. Dan semoga slalu ada kamu di sisi.

*hingga saat tiba..*