Archive for December, 2005

Happy 3,5 years

Monday, December 26th, 2005

Happy 3,5 years, hunny!

Pernahkah kamu membayangkan, pada masa awal hubungan kita dulu, kalau kita bisa awet sampai 3,5 tahun? Wow! Enggak bermaksud hiperbola, tapi ajaib, mengingat cara kita memulai hubungan dulu.

We started from zero. Aku enggak tau apa-apa tentang kamu (i mean, personally), kamu apalagi. Butuh toleransi dan pengertian yang sangat tinggi sampai akhirnya bisa mengerti kesibukan dan kebiasaan serta tingkah laku masing-masing. No fight ever, karena kita, sudah dewasa (ngg, sedikit maksa, tapi enggak papa). Cara pandang yang kadang berbeda, juga bikin obrolan yang ada jadi gak ngebosenin. Jadi, siapa bilang beda itu enggak asyik.

From now on, cuma berharap bisa tetep awet, tetep jaga kepercayaan dan komitmen bersama (emang kita punya?). Berharap hubungan kita direstui Tuhan sehingga semua berjalan baik-baik saja.

Love you, hunny.

Always, iena.

Kuliah vs Gawe

Monday, December 26th, 2005

Bleh! Ngapain aja ya gw pas kuliah. Kenapa juga kerjaan gw engga ada hubungannya sama jaman gw kuliah dulu. OK, ralat, berlebihan kalo gw bilang enggak ada hubungannya, tapi enggak seratus persen berhubungan.

Kalau dipikir sekarang, yang jadi point penting waktu jaman gw kuliah dulu sebenarnya bukan ituw. Bukan untuk nyari kerja. Awalnya, karena mengikuti arus (hey man, every friend of mine’s going to the college, ngg, almost). Tapi setelah di sana, then aq belajar banyak tentang pertemanan, relationship dalam hidup, organisasi, kemandirian, dan tentu aja ilmu eltel tercintah, eh ada satu yang kurang deng, romance, huahahaha.

Tetep sih, kalau enggak kuliah di elektro, mungkin enggak bakal keterima kerja disini (disini? dimana?). Juga mungkin enggak punya cerita jalan-jalan ke Yk ma temen-temen hura-hura gw (oh iya, travelling ke Yk, tar kapan2 aq critain dsini). Juga mungkin enggak ketemu hunny. And of course, no regret for my decisions about college major. Never!

Brown Eyes

Saturday, December 24th, 2005

Remember the first day when i saw your face
Remember the first day when you smiled at me
You stepped to me and then you said to me
I was the woman you dreamed about
Remember the first day when you called my house
Remember the first day when you took me out
We had butterflies although we tried to hide
But we both had a beautiful night

The way we held each others hand,
The way we talked, the way we laughed
It felt so good to find true love
I knew right then and there you were the one

I know that he loves me cause told me so
I know that he loves me cause his feelings show
When he stares at me you see he cares for me
You see how he is so deep in love
I know that he loves me cause its obvious
I know that he loves me cause its me he trust
And he’s missing me if he’s not kissing me
And when he looks at me his brown eyes tell his soul

Remember the first day, the first day we kissed
Remember the first day we had an argument
We apologized and then we compromised
And we’ve haven’t argued since
Remember the first we stopped playing games
Remember the first you fell in love with me
It felt so good for you to say those words
Cause i felt the same way too

The way we held each others hands,
The way we talked, the way we laughed
It felt so good to fall in love
And i knew right there and then that you were the one

I know that he loves cause he told me so
I know that he loves me cause his feelings show
When he stares at me you see he cares for me
You see how he is so deep in love
I know that he loves me cause it’s obvious
I know that he loves me cause it’s me he trust
And he’s missing me if he’s not kissing me
And when he looks at me his brown eyes tell his soul

I’m so happy, so happy that your in my my life
And baby now that your apart of me
You’ve showed me
Showed me the true meaning of love(the true meaning of love)
And i know he loves me

I know that he loves me cause he told me so
I know that he loves me cause his feelings show
When he stares at me you see he cares for me

I will

Saturday, December 24th, 2005

Who knows how long I’ve loved you
You know I love you still
Will I wait a lonely lifetime
If you want me to–I will.

For if I ever saw you
I didn’t catch your name
But it never really mattered
I will always feel the same.

Love you forever and forever
Love you with all my heart
Love you whenever we’re together
Love you when we’re apart.

And when at last I find you
Your song will fill the air
Sing it loud so I can hear you
Make it easy to be near you
For the things you do endear you to me
You know I will

I will.

Part 1 (Jatimulyo 21)

Saturday, December 24th, 2005

Tiba-tiba pengen nulis tentang Jatimulyo 21 (ngg, lebih dikenal dengan nama keren JM 21) gara-gara liat friendsternya Selvy (alis Seleput ;p, peace Vie) yang dihiasi dengan foto dia, Fely, mba Di, ma mas Avri (well, the last one is not member included).

Kalau enggak kuliah di Semarang dan kakak enggak duluan ngekos disana, mungkin sampai sekarang aku masih jadi manusia normal karena enggak kenal sama anak JM 21 (ups, bukan berarti loh..). Mba-mba kost yang asik-asik, teman-teman sekost seangkatan beda jurusan yang bisa diajak jalan bareng, sampe adik kost yang cs selalu. Kost cewek yang terkenal karena ceweknya lucu-lucu (hehe, narcis boleh dunk), dan garasinya yang enggak pernah sepi tiap malam minggu. Rahasia enggak akan pernah jadi rahasia disana, saking sempitnya dunia, sampe semua orang akhirnya tau. Tapi that’s fine, karena kata semua hanya menunjuk pada ruang lingkup JM 21.

Aduh, kangen berat nie, me, Dewita, Fely, Selvy, mba Diah, mba Lintang, mba Dian, mba Evi, mba Onge, mba Fe, kakak, mba Wiwit, mba Netty, Dewi, Ethu, sama temen-temen lain yang pernah datang dan pergi di JM21. Pasti seru kalau kapan-kapan kita main bareng lagi (DUFAN, maybe?).

Still remember, waktu aq kecelakaan dulu dan mba-mba kos di JM21 pada marahin senior-seniorku (hehe, emang enak, lagian hari gini masih jaman ya ospek, so last year deh ;D), trus pada bawain karton gede lengkap dengan tanda-tangan dan tulisan cepet sembuhnya. Trus waktu temen-temen main di kampus aq lagi sibuk dengan pasangan masing-masing, selalu ada pasangan tidak jomblo di kost yang rela mengangkut jomblo-jomblo bahagia di malam minggu untuk turut serta ngerecokin pacaran mereka. Paling seru, waktu pedekate ma hunny, semua anak kost ikut rusuh ngebantuin, padahal enggak ada yang kenal ma hunny, but i don’t know why, it’s worked. Terus, waktu aq ulang taun, waktu seminar KP, waktu tau baru, dan waktu-waktu berkesan lainnya.  

But, selalu ada akhir untuk setiap awal. Pada masanya, orang-orang akan pergi, lulus, pindah. Tinggal rumah tingkat dua pager biru (atau ijo ya, lupa), tembok PINK! (ato krem ya, lupa), jadi saksi bisu kebandelan masa remaja kami. (ngg, katakanlah masa transisi dari remaja ke dewasa, deal?). Walau kontak kadang hilang, walau banyak yang sudah terpisah dengan selat, walau beberapa dari kami sudah melingkarkan cincin di jari manis, but for sure, cerita JM21 enggak akan pernah ilang.

Prolog

Friday, December 23rd, 2005

Topik terfavorit dalam hidup aq : Journey to the past. Bukan, bukan bermaksud untuk merubah masa lalu, menyesali keadaan, atau berharap waktu bisa diputar kembali. Cuma, karena memori aku terbatas (don’t laugh men, i’m serious!) kadang-kadang kejadian yang sebenarnya penting malah udah enggak inget lagi. Atau paling sebel, kalau lagi cerita-cerita sama temen-temen yang pake embel-embel "Inget gak, dulu kita…" atau "Masih inget waktu kita…", sering banyak lupanya daripada ingetnya. Ralat, mungkin inget secara umum, tapi suka banyak detil-detil yang ketinggalan. (Hmm, mungkin kapan-kapan aq mesti periksa ke dokter syaraf, hehehe :p).

Terus, seneng aja inget kenangan-kenangan dulu, suka ketawa-ketawa sendiri kalo inget, ato nangis, ato jadi sebel sendiri. (See, bener-bener harus menyediakan waktu pergi ke dokter syaraf). Sama temen-temen lama, atau bahkan temen-temen yang sampai sekarang masih hidup dalam komunitas yang sama, kalau ketemu pasti suka ngebahas cerita-cerita jaman dulu.

Weits, jangan berpikir aq hidup di masa lalu atau untuk masa lalu, tapi aq menjadi lebih baik berkat masa lalu. (Remember, experiences will always be your best teacher). Jadi, kalo emang bisa, pingin banget punya mesin waktu kaya Doraemon ato pensievenya Dumbledore. Biar ingatannya gak cuma bisa di awang-awang tapi juga bisa visual sekalian.

My Blog..

Friday, December 23rd, 2005

Sebenarnya sih enggak bermaksud meniru temen-temen yang udah lebih dulu bermain di blog. Atau sekedar mengikuti trend yang ada (sekarang kan semua serba elektronik, termasuk diary pun jadi elektronik). Tapi cuma memanfaatkan fasilitas, mumpung gratis (hehe, thanks to friendster).